CANDI PENINGGALAN MELAYU TAK DIPUGAR DI RANTAU LIMAU MANIS

Di  Desa Rantau Limau Manis Kecamatan Tabir Ilir Kabupaten Merangain juga terdapat sebuah candi peninggalan zaman Hindu-Budha yang dibuat kira-kira tahun 1100 M, hal ini terungkap ketika pembukaan jalan baru pada tahun 2007 dari Rantau Limau Manis ke daerah terisolir Rantau Palembang. buldozer yang meng…erjakan jalan tidak sengaja menemukan batu bata candi tersebut..

konon kata masyarakat setempat daerah tersebut merupakan desa yang dulu dihilangkan oleh Puyang Koto Rayo dan sebagian besar penduduknya pindah ke Rantau Panjang, Kecamatan Tabir dan menetap hingga sekarang.. daerah atau candi tersebut sangat kuat kaitannya dengan sejarah orang-orang yang ada sepanjang sungai Tabir Kabupaten Merangin. namun hal ini tidak pernah di lakukan tindak lanjut yang real terhadap aset purbakala tersebut..

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • aswin  On Mei 26, 2011 at 7:05 am

    salam kenal, bang, kalo ada foto/dokumentasi candi yang ada di rantau limau manis, boleh dong ditampilkan, tks

    • salmantabir  On Mei 28, 2011 at 3:25 am

      ok kawan…
      candinya belum digali tapi masih dibawah semak belukar..
      tapi beberapa batu candi berserakan disekitar situs..

  • Aulia Rahman  On Mei 6, 2013 at 9:20 am

    Mantap tu boss

  • alfiandi saputra  On Agustus 2, 2013 at 2:40 am

    bro, publikasikan foto nya bisa ga, atau daerah penemuan tersbut, sbut kan sja d mana jalan nya,rt brapa,rw brapa,
    salam knal dari putra rantau panjang

  • alfiandi s  On Agustus 2, 2013 at 2:53 am

    bro, tolong foto nya di publikasikan, atau posisi candi trsebut dgn scara rinci. Rt brapa,rw brapa, d tnggu y mas bro.

    • salmantabir  On September 23, 2013 at 11:42 am

      lokasinya kira2 6 KM sebelah timur Desa Rantau Limau Manis, jalan Arah Dusun Rantau Palembang..
      di sepanjang jalan banyak terdapat bata2 candi tersebut berserakan…
      coba bro krosscek langsung dan tanya penduduk setempat..
      poto candinya belum ada karena belum digali,masih tertimbun dan berada di hutan lindung Koto Rayo.
      maafbaru sempat balas, coz lagi sibuk mencari nafkah demi sesuap nasi dan sebuah Nisan Terrano..hehehehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: